Mengenal Teh (Proses Pengolahan, Jenis dan Kandungannya)

teh_hijau4

Teh berasal dari Cina dan telah dikenal sejak 2000 tahun yang lalu. Sejak saat itu pula, teh telah berfungsi sebagai minuman kesehatan dan dapat digunakan untuk mengobati berbagai macam penyakit Teh diambil dari pucuk daun Camellia sinensis. Tanaman perdu ini tumbuh di daerah tropis dan subtropis dengan curah hujan tidak kurang dari 1500 mm. Untuk tumbuh dengan baik, tanaman teh membutuhkan kelembaban antara 13-29,5 °C. Bagian yang dibutuhkan untuk membuat teh  adalah pucuk daunnya. Teh yang benar-benar berkualitas berasal dari pucuk daun atau daun teh muda yang belum mekar.  Untuk membuat 0,45 kg teh yang berkualitas baik kira-kira dibutuhkan 80.000 petikan daun.

Lalu, bagaimanakah proses pengolahan selanjutnya sehingga teh siap diseduh dan dinikmati? Ternyata hal tersebut membutuhkan proses yang cukup panjang. Dari pengolahan inilah lalu muncul bermacam-macam teh, seperti : teh putih, teh oolong, teh hitam, dan teh hijau (green tea).

  1. Teh putih : Untuk membuat teh putih diperlukan daun teh yang paling muda, yang masih dipenuhi bulu putih pedek atau bulu halus. Pemasakannya mengalamai 2 tahap, yaitu penguapan dan pengeringan.  Tidak ada proses pelayuan, penggilingan, atau fermentasi (kadang kala difermentasi juga dengan kadar ringan). Tampilan teh putih nyaris tak berubah, yaitu berwarna putih keperakan. Ketika diseduh akan berwarna kuning pucat dengan aroma lembut dan segar.
  2. Teh oolong : terbuat dari daun teh yang lebih besar dan lebih tua. Setelah dipetik langsug dijemur untuk pelayuan. Tujuan pelayuan untuk menurunkan kadar air dan membuat lebih lembut. Kemudian daun diaduk-aduk atau dikocok untuk menghilangkan pinggiran daun. Tahap berikutnya ditebar dan dikeringkan, dilakukan beulang kali. Tampilan teh oolong, bagian tepi daun teh akan berwarna merah karena fermentasi dan bagian tengah tetap berwarna hijau.
  3. Teh hitam : Daun yang sudah dipetik, kemudian dijemur 12-18 jam. Dilanjutkan dengan proses fermentasi secara penuh. Warna daun teh menjadi hitam dan beraroma khas. Daun teh yang mengitam ini kemudian digiling dan selanjutnya masih difermentasi di dalam ruangan dingin dan lembab. Melalui proses ini, teh yang dihasilkan dapat lebih banyak. Sebagian besar teh yang beredar di pasaran adalah teh hitam.
  4. Teh hijau : Bahannya berasal dari pucuk daun teh yang sebelumnya mengalami pemanasan dengan uap air untuk menoaktifkan enzim yang terdapat dalam daun teh. Selanjutnya digulung dan dikeringkan. Teh hijau diproduksi dengan cara penguapan (steaming) daun teh pada suhu tinggi sehingga kandungan polifenol dapat dipertahankan.

Komposisi senyawa kimia yang terkandung dalam teh sangat kompleks, terdiri atas polifenol (katekin dan turunannya), senyawa-senyawa ksantin (kafein, teofilin dan teobromin), asam amino, karbohidrat, protein, klorofil, senyawa-senyawa volatil, fluor, mineral. Turunan polifenol terdapat dalam jumlah yang paling banyak dan memiliki potensi aktivitas antioksidan, baik in vitro maupun in vivo.

Polifenol merupakan senyawa kimia yang salah satunya berfungsi sebagai antioksidan. Didalam daun teh terkandung empat polifenol utama, yaitu : epicatehcin (EC), epicatehcin gallate (ECG), epigallocatechin  (EGC), dan epigallocatehcin gallate (EGCG).  EGCG dalam teh hijau bersifat antioksidan yang kekuatannya 100 kali lebih efektif dibandingkan dengan vitamin C dan 25 kali lebih tinggi dari vitamin E.

Kandungan EGCG dalam 1 gram teh hijau antara 30-50 mg. Teh hitam sebenarnya mengandung polifenol, namun tidak sebanyak teh hijau. Hal ini karena adanya proses fermentasi pada pembuatan teh hitam yang dapat merusak kandungan polifenol. Kandungan polifenol teh hitam hanya sekitar 10%, sedangkan pada teh hijau mencapai 30-42%. (Sumber : Intisari, April 2007)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: